Perbandingan MCB, MCCB, dan ACB
| MCB | MCCB | ACB | |
|---|---|---|---|
| Kepanjangan | Miniature Circuit Breaker | Molded Case Circuit Breaker | Air Circuit Breaker |
| Rentang arus | Umumnya 1 sampai 63 A | Belasan sampai sekitar 1.600 A | Sekitar 630 sampai 6.300 A |
| Kemampuan memutus hubung singkat | Umumnya 4,5 sampai 10 kA | Umumnya 16 kA sampai di atas 100 kA, tergantung tipe | Tinggi, untuk titik dekat trafo besar |
| Setelan | Tetap | Banyak tipe bisa diatur | Unit trip elektronik dengan banyak setelan |
| Dipasang di | Panel SDP, panel kecil, rumah | Panel distribusi, feeder motor | Incoming panel utama (LVMDP) |
| Contoh seri Schneider | Acti9 iC60, Domae, Easy9 | EasyPact CVS / EZC, Compact NSX | Masterpact, EasyPact MVS |
MCB: kecil, untuk jalur akhir
MCB dipasang di rel DIN dan melindungi jalur akhir: lampu, stop kontak, AC, dan motor kecil. Setelannya tetap, jadi yang dipilih adalah besar arus (misalnya 16 A atau 32 A) dan kurvanya:
- Kurva B trip pada 3 sampai 5 kali arus nominal. Cocok untuk penerangan dan beban yang tidak punya lonjakan arus awal.
- Kurva C trip pada 5 sampai 10 kali arus nominal. Pilihan umum untuk instalasi gedung, AC, dan motor kecil.
- Kurva D trip pada 10 sampai 20 kali arus nominal. Untuk beban dengan lonjakan awal besar, seperti trafo kecil dan motor berat.
MCCB: menengah, bisa diatur
MCCB dipakai ketika arus sudah di luar jangkauan MCB, atau ketika titik pemasangannya punya arus hubung singkat yang tinggi. Banyak tipe MCCB punya setelan arus beban lebih dan arus hubung singkat yang bisa diatur, sehingga bisa diselaraskan dengan pengaman di atas dan di bawahnya. Tempatnya di incoming panel SDP, outgoing panel MDP, dan feeder motor.
ACB: besar, di pintu masuk daya
ACB dipasang sebagai incoming panel LVMDP, tepat setelah trafo. Selain arusnya besar, ACB umumnya bisa ditarik keluar (drawout) untuk perawatan, bisa digerakkan motor untuk operasi jarak jauh, dan punya unit trip elektronik dengan banyak setelan.
Jangan lupa kemampuan memutus (breaking capacity)
Memilih pengaman bukan hanya soal arus kerja. Pemutus juga harus sanggup memutus arus hubung singkat di titik pemasangannya. Makin dekat ke trafo besar, makin tinggi arus hubung singkatnya. Itu sebabnya MCB 63 A di rumah dan MCCB 63 A di dekat panel utama pabrik bisa sama-sama "63 A" tetapi tidak bisa saling menggantikan. Nilai pastinya dihitung dari data trafo dan kabel oleh teknisi atau konsultan listrik.
Contoh hitungan kasar arus
Untuk listrik 3 fasa, arus bisa diperkirakan dari daya:
- Dari kVA trafo: I = S / (1,732 × V). Trafo 1.000 kVA pada 400 V: 1.000.000 / (1,732 × 400) ≈ 1.443 A. Incoming-nya memakai ACB 1.600 A.
- Dari kW motor: I = P / (1,732 × V × cos φ). Motor 15 kW, 380 V, cos φ 0,85: 15.000 / (1,732 × 380 × 0,85) ≈ 27 A. Angka pastinya ambil dari pelat nama (nameplate) motor.
Aturan dasarnya: rating pengaman tidak boleh di bawah arus kerja beban, dan tidak boleh melebihi kemampuan hantar arus kabel yang dilindunginya.
ELCB, RCCB, dan RCBO bedanya apa?
Ketiganya melindungi dari arus bocor ke tanah, yang berbahaya bagi orang. RCCB (di lapangan sering disebut ELCB) hanya memutus arus bocor. RCBO menggabungkan pengaman arus bocor dan pengaman arus lebih dalam satu alat. Untuk perlindungan orang, yang umum dipakai adalah sensitivitas 30 mA.
Pertanyaan yang sering muncul
Pilih MCB 63 A atau MCCB 63 A?
Apakah ACB bisa diganti MCCB besar?
Di mana beli MCB, MCCB, dan ACB Schneider di Semarang?
Baca juga
Punya single line diagram, daftar barang, atau pertanyaan teknis? Kirim lewat WhatsApp, tim kami balas dengan jawaban atau penawaran resmi.
Tanya Tim Teknik